Jenis-Jenis Pattern Chart Saham Yang Wajib Diketahui

Posted on

Pattern Chart memainkan peran penting dalam analisis teknis sebuah harga saham dan beberapa trading lainnya seperti forex maupun crypto. Dengan belajar membedakan Pattern Chart Saham akan membantu kamu mendapatkan untung dari pembalikan arah pergerakan harga yang tepat. Berikut 13 Pattern Chart Saham yang wajib kamu ketahui.

Pattern Chart Saham memainkan peran penting dalam setiap analisis teknis dan bisa menjadi analisa yang kuat untuk setiap trading yang kita lakukan. Penggunaan Pattern Chart Saham adalah bagian penting darinya Psikologi trading yang kita lakukan.

Dengan belajar mengenali Pattern Chart Saham sejak dini, kamu akan bisa mengetahui cara mendapatkan keuntungan dari breakout dan reversal dengan lebih tepat. Saya sangat percaya pada analisis teknis dan merasa bahwa Pattern Chart merupakan tools terbaik yang tidak boleh diabaikan saat melakukan trading ataupun investasi saham.

Jenis-Jenis Pattern Chart Saham

Berikut ini ada beberapa jenis Pattern Chart Saham yang paling sering digunakan oleh trader dan investor untuk melakukan analisa teknikal.

Pattern Chart Pennants

Pattern Chart Pennants dihasilkan ketika ada aktivitas signifikan di chart pattern, diikuti dengan periode konsolidasi, ini menciptakan pola pennant karena garis konvergen. Aktivitas elevasi kemudian terjadi dalam arah yang sama dengan aktivitas chart pattern utama.

Baca Juga:  Cara Dapat Kuota Gratis Bantuan Internet Kemdikbud Untuk Operator Indosat, Telkomsel, hingga XL

Pola ini menyerupai pola catur dan cenderung bertahan satu hingga tiga minggu. Akan ada volume yang signifikan ketika manuver dan pergerakan chart pattern dimulai, diikuti oleh volume yang lebih lemah di bagian pennants dan pertumbuhan volume pada peningkatan besar-besaran.

Cup and Handles

Chart Cup and Handles dinamai sesuai dengan gambar pola jelas yang menggambarkan sebuah cangkir dan pegangan pada sebuah grafik. Cup memiliki bentuk melengkung berbentuk U, sedangkan Handles sedikit miring ke bawah. Secara umum, sisi kanan grafik memiliki volume perdagangan yang rendah dan dapat berlangsung dari tujuh minggu hingga sekitar 65 minggu.

Ascending Triangles

Segitiga ini biasanya dibuka dalam tren naik dan dianggap sebagai pola kontinuitas. Ini adalah pola bullish. Kadang-kadang dapat dibuat sebagai bagian dari pembalikan di akhir tren turun, tetapi lebih umum itu adalah kelanjutan. Ascending triangle selalu merupakan pola bullish setiap kali terjadi.

Triple Bottom

Triple Bottom digunakan dalam penelitian dan analisis teknis sebagai Prediksi pembalikan posisi setelah tren turun yang panjang. Triple bottom terjadi ketika harga pada chart pattern membuat tiga cabang ke bawah yang jelas, pada harga yang sama, sebelum meningkat secara dramatis dan membalikkan tren.

Baca Juga:  3 Jenis Forex Platform Terbaik Untuk Trading Forex

Descending Triangles

Descending triangles adalah pola lanjutan lainnya, tetapi segitiga ini adalah pola bearish dan sering dibuat sebagai kelanjutan dalam keadaan downtrend/tren turun. Kadang-kadang bisa dilihat sebagai pembalikan dalam tren naik/uptrend (kebalikan dari Ascending triangle), tetapi dianggap sebagai kelanjutan.

Head and Shoulders

Pattern chart saham Head and Shoulders digunakan sebagai perkiraan untuk pembalikan tren turun atau reversal. Kadang-kadang disebut sebagai Head and Shoulders  atau bahkan reversal Head and Shoulders, tetapi secara keseluruhan nama-nama ini memiliki arti yang sama dalam analisis teknis. Itu mendapat namanya dari memiliki puncak yang lebih panjang, yang membentuk kepala, dan dua puncak tingkat di kedua sisi yang membentuk bahu.

Symmetrical Triangles

Chart Symmetrical triangles mudah dikenali berkat bentuknya yang sangat penting ditambah dengan dua garis tren yang konvergen. Pola ini terjadi dengan menggambar garis tren, menghubungkan serangkaian puncak dan palung. Garis tren menciptakan penghalang dan begitu harga menembus garis ini, price action yang sangat kuat akan mengikuti.

Rounding Bottom

Chart pattern ini kadang-kadang disebut sebagai dasar piringan dan mewakili pembalikan jangka panjang yang menunjukkan bahwa chart pattern bergerak dari tren turun ke tren naik. Chart pattern ini benar-benar dapat terjadi kapan saja dari beberapa bulan hingga beberapa tahun. Chart Ini sangat mirip dengan Cup and Handles, tetapi dalam kasus ini, tidak ada pegangan, oleh karena itu namanya hanya Rounding bottom .

Baca Juga:  Apa Yang Dimaksud Akun Forex Demo? Bagaimana Cara Membuatnya

Flags

Pattern chart saham Flags membentuk persegi panjang. Persegi panjang berasal dari dua garis tren yang membentuk support dan resistance hingga harga meningkat secara dramatis. Chart Flags akan memiliki garis tren yang curam dan kemiringan akan bergerak ke arah yang berlawanan dengan tempat price acrion dimulai. Ketika harga menembus garis support atau resistance, ini menciptakan sinyal beli atau jual.

Double Top

Double top adalah pola pembalikan bearish dengan dua puncak pada harga yang sama. Double top biasanya mengikuti tren naik yang panjang dan bentuk M yang sangat mudah dikenali. Pola double top dan head and shoulders sangat mirip, ciri khasnya adalah double top bukan triple top seperti pola head and shoulders.

Jadi itulah beberapa pattern charts saham yang paling sering digunakan trader dan investor untuk dijadikan acuan untuk membeli dan menjual saham.