Cara Kerja Pasar FX Trading dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Posted on

Apa itu FX Trading? Dan faktor apa saja yang mempengaruhi pasar FX Trading? Dan bagaimana Cara kerja Pasar FX Trading? Semuanya akan kami bahas secara detail tentang FX Trading di bawah ini.

Pasar valuta asing , juga dikenal sebagai pasar Forex , FX, atau pasar uang , sangat penting bagi ekonomi global. Pasar forex tidak hanya berpengaruh terhadap pasar keuangan tetapi juga sangat penting bagi perekonomian.

Oleh karena itu, perlu dicatat bahwa bahkan investor yang tidak berinvestasi di pasar forex, dalam arti tertentu, juga merupakan bagian dari pasar ini. Hal ini dikarenakan mata uang digunakan untuk melakukan semua transaksi di seluruh pasar keuangan yang berbeda.

Contohnya, jika seorang investor ingin membeli sebuah saham, maka mereka akan membelinya dengan mata uang tertentu (contohnya USD). Tetapi jika seorang pedagang ingin membeli sebuah emas, maka mereka juga akan menggunakan mata uang tertentu (contohnya USD) dan hal yang sama juga terjadi di pasar Forex.

Saat Kamu berdagang di pasar forex, Kamu bisa membeli atau menjual pasangan mata uang. Kunci sukses investasi forex yaitu memiliki kemampuan untuk meneliti pasar dengan benar dan membeli mata uang dengan prospek yang lebih baik dibandingkan mata uang yang memiliki prospek yang lebih buruk.

Bagaimana Cara Kerja Pasar FX Trading?

Nilai tukar selalu berfluktuasi yang disebabkan banyak faktor seperti kekuatan perekonomian suatu negara. Apa yang ingin dilakukan trader forex yaitu mengambil untung dari fluktuasi perubahan nilai tukar mata uang tersebut dengan berspekulasi apakah harga nilai tukar mata uang suatu negara akan naik atau turun.

Baca Juga:  Bantuan Pendidikan Total Rp 4,4 Juta Untuk Pelajar SD/SMP/SMA/SMK

Semua pasangan mata uang forex dikutip dari satu mata uang terhadap mata uang lainnya. Setiap pasangan mata uang memiliki basis, yang merupakan mata uang bertanda tangan pertama, dan penghitung, yang merupakan mata uang bertanda tangan kedua.

Setiap mata uang bisa menguat (naik) atau melemah (menurun). Karena terdapat dua mata uang di setiap pasangan. Tetapi pada dasarnya ada empat variabel yang Kamu spekulasikan saat berhubungan dengan trading forex.

Jika Kamu yakin nilai satu tukar mata uang akan relatif meningkat terhadap mata uang lainnya, maka Kamu akan membeli alias Buy atau Long mata uang tersebut.

Jika Kamu yakin nilai tukar satu mata uang akan relatif turun terhadap mata uang lainnya, maka Kamu menjual atau Sell atau Short mata uang tersebut.

Jadi, contohnya, jika Kamu merasa mata uang EUR akan menguat (mengapresiasi) terhadap USD, maka Kamu akan membeli pasangan mata uang EUR/USD. Kamu juga bisa membeli (long) jika Kamu merasa USD akan melemah (terdepresiasi) terhadap EUR.

Baca Juga:  Cara Memilih FX Trading Broker Terbaik di Dunia

Juga, jika Kamu merasa mata uang USD akan menguat terhadap EUR atau EUR akan melemah terhadap USD, Kamu harus menjual (short) EUR/USD.

Karena semua faktor ini, pasar forex menawarkan kemungkinan tak terbatas hari demi hari, jam demi jam, bahkan menit demi menit.

Dalam contoh ini, seorang trader bisa membeli EUR/USD ketika pasangan mata uang utama menembus batas bawah saluran ke atas. Alternatifnya, seorang trader bisa menjual EUR/USD setelah pasangan menguji batas atas di saluran ke atas. Ingatlah bahwa informasi dan analisis berdasarkan data atau hasil historis tidak menjamin hasil yang sama di masa mendatang .

Faktor Yang Mempengaruhi Pasar FX Trading

Jadi kamu bertanya apa faktor terpenting yang mempengaruhi pasar FX Trading?  Pertama-tama, dunia mata uang telah atur oleh fundamental, terutama dari perspektif jangka panjang. Sehingga, kekuatan ekonomi tentu akan menentukan nilai tukar dari mata uang lokal sebuah negara.

Investor harus memperhatikan rilis makro ekonomi dan mencoba menafsirkan data yang masuk tersebut untuk bisa membantu mengukur pandangan pada mata uang tertentu. Faktor yang mempengaruhi pasar FX trading pada sebuah mata uang suatu negara meliputi:

  • Produk Domestik Bruto (PDB)
  • Produksi industri
  • Penjualan ritel
  • Data pekerjaan
  • Tingkat inflasi
  • Data survei seperti PMI atau ISM
Baca Juga:  Jenis-Jenis Pattern Chart Saham Yang Wajib Diketahui

Selanjutnya, nilai tukar mata uang sebuah negara cenderung berubah tergantung pada kondisi moneter suatu negara. Oleh karena itu, investor forex harus sangat memperhatikan bank sentral utama karena lembaga tersebut bertanggung jawab untuk menjalankan kebijakan moneter.

Peristiwa yang paling penting yang perlu diperhatikan adalah keputusan suku bunga. Karena suku bunga yang lebih tinggi akan menyebabkan apresiasi mata uang. Sehingga, kamu bisa lebih banyak hal yang harus difokuskan seperti mendengarkan pidato presiden bank sentral atau melihat laporan tentang kondisi moneter dan stabilitas keuangan sebuah negara.

Selain fundamental, trader forex juga harus menggunakan analisis teknis saat ingin membuat keputusan investasi dan trading yang mereka lakukan di pasar fx trading. Trader harus melakukan analisa teknikal untuk memprediksi pergerakan harga potensial dengan mempelajari grafik, mengamati pola pergerakan harga dan menggunakan indikator harga historis untuk membantu menilai potensi titik masuk atau keluar terbaik.

Karena itu trader forex penting untuk mengetahui setidaknya beberapa dasar tentang analisa teknikal seperti level support atau resistance, garis trend dan indikator teknikal lainnya.