Cara Cek Harga Asuransi Mobil dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Posted on

Pastinya banyak orang belum mengetahui cara cek harga asuransi mobil, karena perusahaan asuransi tidak memberikan rincian jelas tentang premi asuransinya. Karena itu disini kami akan membahas secara lengkap tentang cara cek harga asuransi mobil.

Untuk bisa mengetahui harga asuransi atau biaya asuransi ada banyak faktor yang menentukannya. Sehingga tidak heran jika website perusahaan asuransi tidak menampilkan secara jelas harga asuransi yang mereka berikan kepada konsumennya.

Biaya premi asuransi bisa didasarkan dari banyak hal seperti jenis asuransi yang dipilih, jenis kendaraan, harga kendaraan, wilayah, usia kendaraan dan faktor lainnya. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan kami di bawah ini tentang cara cek harga asuransi mobil berdasarkan faktor yang mempengaruhinya.

Faktor Yang Menentukan Harga Asuransi Mobil

Saat kamu mencari cara cek harga asuransi mobil, kamu baru bisa menghitung harga asuransi mobil setelah kamu menentukan beberapa faktor penentu terlebih dahulu. Karena setiap perusahaan asuransi mobil akan memberikan harga premi yang berbeda-beda untuk setiap jenis asuransi yang mereka miliki.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi harga asuransi mobil yang wajib kamu ketahui.

1. Jenis asuransi mobil

Untuk bisa cek harga asuransi mobil yang tepat, kamu harus memilih terlebih dahulu jenis asuransi mobil apa yang kamu pilih. Karena umumnya jenis asuransi mobil terdiri dari 2 jenis asuransi yaitu TLO atau Total Loss Only dan All Risk atau Komprehensif.

Kedua jenis asuransi ini akan memiliki harga premi yang berbeda-beda, tetapi biasanya harga premi asuransi TLO lebih murah dibandingkan asuransi All Risk. Karena jenis asuransi All Risk mengcover seluruh perlindungan dan risiko yang terjadi pada mobil nasabahnya.

Baca Juga:  6 Rekomendasi Perusahaan Asuransi Mobil Review Terbaik

Selain itu, biaya atau harga asuransi mobil All Risk juga sudah diatur besarannya berdasarkan peraturan OJK dengan Nomor 6/SEOJK.05/2017.

2. Perusahaan asuransi mobil yang dipilih

Faktor lainnya yang mempengaruhi cara cek harga asuransi mobil lainnya adalah perusahaan asuransi yang dipilih. Setiap perusahaan asuransi akan memiliki harga premi asuransi yang berbeda-beda. Setiap perusahaan asuransi juga memberikan layanan, fasilitas dan manfaat berbeda tergantung dari premi yang dibayarkan.

Karena itu saat memilih perusahaan asuransi mobil, kamu harus membandingkan harga premi asuransi mobil dari perusahaan asuransi satu dengan lainnya. Dan bandingkan juga manfaat yang didapatkannya apakah harga premi yang diberikan sepadan dengan manfaat yang didapatkan.

Sehingga kamu tidak akan salah memilih perusahaan asuransi dengan menawarkan premi asuransi murah, tetapi manfaat, layanan dan fasilitas diberikan tidak lengkap atau sesuai dengan yang diinginkan.

3. Durasi Pemakaian

Selain jenis asuransi dan perusahaan asuransi, faktor lain yang juga mempengaruhi saat cek harga asuransi mobil adalah durasi pemakaian kendaraan yang akan diasuransikan. Karena semakin sering kendaraan digunakan maka akan memiliki risiko yang berbeda. Sehingga pihak asuransi akan memberikan harga premi berbeda berdasarkan durasi pemakaian kendaraan.

4. Wilayah dan Tempat Tinggal

Berbeda wilayah dan tempat tinggal maka cara cek harga asuransi mobil juga akan berbeda. Karena semakin pada sebuah wilayah maka akan semakin besar biaya atau harga premi asuransi yang akan dibebankan kepada pemilik mobil.

Baca Juga:  Syarat dan Cara Daftar Bantuan Dana Pedagang Kecil Sampai Rp 3,5 Juta

Pihak asuransi memiliki zona wilayah tertentu untuk mempertimbangkan besaran premi yang akan dibebankan kepada nasabahnya. Berikut ini adalah 3 zona dengan harga premi yang berbeda :

  • Wilayah 1 : Untuk daerah Sumatra dan kepulauan yang berada di sekitarnya
  • Wilayah 2 : untuk daerah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat
  • Wilayah 3:  untuk daerah lain di luar dari kategori yang termasuk pada wilayah 1 dan 2

5. Merek dan harga mobil

Cara cek harga asuransi mobil juga tergantung dari faktor merek dan harga mobil. Sehingga semakin mahal harga mobil yang kamu memilikinya maka semakin mahal harga asuransi mobil yang harus kamu bayarkan. Umumnya asuransi mobil akan dibebankan kepada pembeli saat membeli mobil baru.

Berikut ini adalah kategori harga mobil yang menentukan cara cek harga asuransi mobil :

  • Kategori 1 adalah mobil yang memiliki harga mulai dari Rp 0 sampai Rp 125 juta
  • Kategori 2 adalah mobil yang memiliki harga mulai dari Rp 125 sampai Rp 200 juta
  • Kategori 3 adalah mobil yang memiliki harga mulai dari Rp 200 sampai Rp 400 juta
  • Kategori 4 adalah mobil yang memiliki harga mulai dari Rp 400 sampai Rp 800 juta
  • Kategori 5 adalah mobil yang memiliki harga mulai dari Rp 800 juta
Baca Juga:  FWD Adalah Perusahaan Asuransi Jiwa Gabungan Dengan Nama FWD Insurance

6. Usia kendaraan

Pihak asuransi mobil umumnya juga memiliki cara hitung premi asuransi mobil sendiri berdasarkan usia kendaraan. Karena usia kendaraan akan mempengaruhi kualitas dari komponen yang ada di dalam mobil.

Semakin mahal dan langka komponen yang terdapat pada mobil, maka harga asuransi mobil yang dibayarkan juga akan lebih mahal.

Cara Cek Harga Asuransi Mobil

Untuk mengetahui cara cek harga asuransi mobil untuk mendapatkan biaya premi asuransi mobil. Sebenarnya sudah ditetapkan dari aturan yang beredar dari OJK dalam surat edaran OJK Nomor 6/SEOJK.05/2017.

Berdasarkan aturan OJK tersebut, biaya atau harga asuransi mobil yang dibebankan akan dihitung berdasarkan Jenis asuransi, kategori wilayah dan harga mobil.

Contoh cara cek harga asuransi mobil Mobil Avanza dengan harga Rp 150 juta dan mobil memiliki plat F dari Bogor ingin membeli asuransi mobil All Risk. Maka mobil Avanza masuk ke dalam kategori 2. Maka cara cek harga asuransi mobil Avanza tersebut adalah sebagai berikut :

Rumus biaya premi asuransi per tahun = persentase premi All Risk  x harga mobil

  • Harga Asuransi mobil termurah : 2,47% x Rp 150 juta = Rp 3.705.000 per tahun
  • Harga Asuransi mobil termahal : 2,72% x Rp 150 juta = Rp 4.080.000 per tahun