Cara Cek dan Daftar Bantuan Sosial Ibu Hamil dan Balita Rp 6 Juta

Posted on

Pemerintah masih memberikan dana bantuan sosial atua bansos kepada Ibu Hamil dan Balita yang dikenal dengan nama banos Bumil dan Bansos Balita. Bantuan Sosial ini mencapai senilai 6 juta yang akan diberikan kepada keluarga yang termasuk dalam keluarga penerima PKH.

Total Bantuan Sosial Rp 6 juta ini adalah total Bansos yang diterima dalam satu tahun. Rincian dari bantuan ini adalah untuk bansos ibu hamil Rp 3 juta dan bansos balita dengan usia 0 sampai 6 tahun senilai Rp 3 juta.

Syarat Mendapatkan Bantuan Sosial IBu Hamil Terbaru

Untuk bisa mendapatkan bantuan sosial atau bansos ibu hamil, ada beberapa syarat mendapatkan bantuan ini, seperti :

  • Ibu hamil memiliki KPS atau Kartu Perlindungan Sosial, jika belum memilikinya bisa mengajukan permohonan kepada RT yang diteruskan ke Kelurahan atau Desa.
  • Jika diverifikasi layak untuk mendapatkan KPS, maka Desa akan melaporkan data permohonan ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.
  • Setelah itu, Ibu hamil akan mendapatkan KPS dan terdaftar dalam PHK ( Program Keluarga Harapan ) untuk bisa mendapatkan bantuan bansos sebesar Rp 3 juta dalam setahun.
  • Ibu diwajibkan untuk rutin menjalankan 4 kali pemeriksaan kehamilan di faskes. Setelah pemeriksaan ibu hamil akan mendapatkan suplemen vitamin untuk menjaga kehamilan.
  • Setelah melahirkan wajib mendapatkan pertolongan dari faskes dan di masa nifas wajib melakukan pemeriksaan dan melakukan KB setelah melahirkan.

Itulah tadi syarat mendapatkan bantuan sosial ibu hamil terbaru 2022, dan untuk bisa melanjutkan pendaftaran penerima bantuan sosial ibu hamil dan balita ini juga bisa mendaftarkan secara online sendiri. Terutama jika persyaratan penerimaan bantuan sosial ibu hamil di atas sudah dipenuhi.

Baca Juga:  3 Jenis Forex Platform Terbaik Untuk Trading Forex

Syarat Mendapatkan Bantuan Sosial Balita Terbaru

Untuk syarat mendapatkan bantuan sosial balita terbaru, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut :

  • Calon penerima bantuan sosial merupakan WNI yang termasuk dalam masyarakat rentan miskin ataupun keluarga miskin.
  • Calon penerima bansos bukan merupakan ASN, Polri dan TNI.
  • Calon penerima bansos merupakan masyarakat yang terdampak pandemi atau telah kehilangan pekerjaan yang diakibatkan oleh PHK.

Saat ini ada beberapa metode yang bisa dilakukan untuk mendaftarkan diri untuk terdaftar di DTKS Kemensos, yaitu pendaftaran langsung (offline) dan pendaftaran online.

Tahapan Pendaftaran Bansos Ibu Hamil dan Balita Terbaru 2022 Secara Offline

Sebelum mendaftarkan bansos ibu hamil dan balita secara online, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan seperti :

  • Calon penerima bansos datang ke balai desa atau kelurahan tempat tinggal untuk mengajukan diri sebagai KPM.
  • Mendaftarkan diri ke DTKS Kemensos.
  • Setelah mendaftar akan mendapatkan surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran bantuan yang telah ditentukan.
  • Data akan diteruskan dan diproses ke kecamatan, kabupaten dan Himbara ( Himpunan Bank Milik Negara ).

Itulah tadi tahapan pendaftaran bansos ibu hamil dan balita secara offline yang bisa kamu terapkan jika ingin mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan/KPM.

Baca Juga:  Cara Membeli AIA Saham di Bursa Saham Hongkong dan OTC Amerika

Cara Daftar Bansos Ibu Hamil dan Balita Secara Online Melalui Aplikasi Cek Bansos

Jika kamu ingin daftar bansos ibu hamil dan balita secara online, maka kamu bisa menerapkan langkah berikut :

  1. Pertama harus mengunduh aplikasi Cek Bansos terlebih dahulu melalui Google Playstore di HP.
  2. Kemudian siapkan KTP dan KK untuk proses pendaftaran akun di aplikasi Cek Bansos.
  3. Buka aplikasi Cek Bansos dan lakukan pendaftaran dengan NIK dan Nomor KK.
  4. Jika sudah daftar akun, masuk akun dan daftarkan diri untuk menjadi penerima Bansos dengan cara mengklik Tambah Usulan.
  5. Pilih jenis bantuan sosial PKH, karena bansos ibu hamil dan balita masuk dalam program bantuan PKH.
  6. Setelah berhasil mengusulkan atau mendaftarkan diri sebagai penerima bansos. Nantinya akan muncul data berisi nama, NIK dan status yang sesuai dengan data Dukcapil dan kesesuaian dengan wilayah pengusul berdasarkan Kartu Keluarga.

Itulah tadi langkah atau cara daftar bansos ibu hamil dan balita online yang bisa kamu lakukan sendiri untuk mendaftarkan diri sendiri, keluarga, tetangga atau orang lain yang membutuhkan bantuan sosial ini.

Cara Mendaftar Bantuan Sosial Ibu Hamil Menurut Website Kemensos

Selain beberapa persyaratan dan cara daftar bantuan sosial ibu hamil di atas, menurut website kemensos cara daftar bantuan sosial ibu hamil harus menerapkan tahapan berikut :

  • Keluarga miskin yang merupakan WNI membawa KTP dan KK untuk mendaftarkan diri ke desa atau kelurahan stempat untuk mengajukan diri untuk menerima bantuan sosial.
  • Proses pendaftaran nantinya akan dimusyawarahkan di desa/kelurahan untuk ditinjau kelayakan sebelum dimasukan dalam daftar usulan baru ke DTKS.
  • Jika disetujui oleh kepala desa/lurah, maka data penerima akan dimasukan ke dalam data DTKS untuk dilakukan verifikasi dan validasi data.
  • Data yang terverifikasi dan tervalidasi akan dicatatkan dalam aplikasi sistem informasi kesejahteraan sosial atau SIKS secara offline untuk dikespor dalam bentuk file SIKS.
  • File SIKS akan dikirimkan ke dinas sosial untuk diimpor ke dalam SIKS Online dan diversifikasi, divalidasi dan dilaporkan ke Bupati atau wali kota.
  • Bupati/walikota akan memberikan hasil verifikasi dan validasi untuk diteruskan ke Gubernur dan diteruskan ke Menteri.
  • Data akan dilakukan verifikasi dan validasi menggunakan SIKS-NG dan mengunggah surat pengesahan dari bupati atau walikota. Beserta dengan berita acara yang didapatkan dari musdes/muskel.
  • Setelah data terverifikasi dan tervalidasi lengkap, penerima PKH bisa melihat apakah masuk menjadi penerima Bansos PKH dengan mengeceknya secara online di website cekbansos.kemensos.go.id atau bisa mengeceknya di DTKS Kementerian Sosial dengan memasukan NIK.